Edisi 27 Oktober 2026Dari lobi sampai grand final.
← Arena PixelKonsol

Amiibo bukan sekadar pajangan: cara kerja chip NFC, apa yang dibukanya di game, dan cara mengenali figur asli

Figur kecil di rak itu menyimpan chip yang dibaca Joy-Con. Bagi anak yang baru belajar bermain, ia bisa menjadi bantuan tanpa menurunkan tingkat kesulitan, asalkan figurnya asli dan stiknya bisa membacanya.

Banyak orang tua mengenal Amiibo sebagai figur koleksi yang dipajang di samping televisi, lalu bertanya untuk apa sebenarnya benda itu. Jawabannya ada di alas figur: sebuah chip NFC yang bisa dibaca oleh Nintendo Switch dan Switch 2, dan yang meresponsnya adalah game, bukan konsol. CHECKPOINT, toko game keluarga di Semarang yang menjual Switch, Switch 2, Amiibo, dan aksesori original, menyebut pertanyaan ini sebagai salah satu yang paling sering mereka terima dari orang tua, bersama anggapan bahwa Amiibo hanyalah mainan pajangan.

Chip di dalam alas figur

Baca juga: Stick drift pada controller: penyebabnya, cara menundanya, dan kapan beralih ke sensor hall effect

NFC adalah komunikasi jarak sangat dekat, sama dengan yang dipakai kartu uang elektronik. Pembacanya ada di stik kanan Joy-Con; figur cukup diketukkan di sana, tidak perlu kabel atau aplikasi tambahan. Satu figur bisa dipakai berulang di beberapa game, dan Amiibo yang sama bekerja di Switch maupun Switch 2. Sebagian game juga menyimpan data karakter ke dalam figur, sehingga ia bisa dibawa ke konsol lain.

Ada satu hal teknis yang sering terlewat: Joy-Con tiruan umumnya tidak memiliki pembaca NFC atau pembacanya tidak bekerja. Kalau Amiibo asli tidak terbaca sama sekali, periksa dulu stiknya sebelum menyalahkan figurnya.

Apa yang didapat di dalam game

Setiap game merespons dengan caranya sendiri. Ada yang memberi item, ada yang membuka kostum, ada yang memberikan bantuan untuk pemula. Di seri Zelda, misalnya, mengetukkan Amiibo bisa memberi bahan makanan harian. Bagi anak yang baru belajar, ini cara yang halus untuk merasa dibantu tanpa menurunkan tingkat kesulitan permainan, dan tanpa orang tua harus mengambil alih stik.

Untuk pemula, saran yang dipakai CHECKPOINT saat menemani orang tua memilih adalah memulai dari seri game yang sudah dimainkan anak, misalnya figur Mario atau Kirby, karena manfaatnya langsung terasa. Figur dari seri yang belum dimiliki game-nya memang tetap indah dipajang, tetapi nilai fungsinya baru muncul ketika game-nya ada di rumah.

Asli, tiruan, dan cara menyimpannya

Amiibo tiruan beredar cukup banyak, dan masalah utamanya bukan soal gengsi: tiruan biasanya tidak terbaca atau cepat rusak, sehingga uangnya terbuang. Ciri yang bisa diperiksa adalah kemasan bersegel dengan cetakan tajam dan konsisten, serta kualitas cat dan sambungan figur yang rapi. Kalau penjual menghindari kata original maupun pihak ketiga dalam deskripsinya, itu alasan yang cukup untuk bertanya lebih jauh. Sebagai contoh praktik yang bisa ditiru pembeli, CHECKPOINT memberi label jelas pada semua aksesori di tokonya, original atau pihak ketiga, lengkap dengan nama mereknya, sehingga pembeli tahu persis apa yang dibayar.

Soal penyimpanan, figur yang sering diketukkan sebaiknya disimpan jauh dari jangkauan balita dan tidak diletakkan di tempat yang lembap, karena cat dan alasnya bisa rusak lebih cepat. Untuk orang tua yang ragu apakah Amiibo yang sudah terlanjur dibeli itu asli, toko ini biasa menerima foto lewat WhatsApp untuk dilihat bersama. Pendekatan periksa dulu sebelum memutuskan jauh lebih murah daripada membeli figur kedua.

LW
Larasati WardhanaLarasati mulai menulis pada 2026 tentang komunitas, turnamen kampus, dan acara tatap muka. Ia dulu panitia turnamen fakultas, jadi tahu persis bagaimana bracket bisa berantakan di hari H.